Pages

Sunday, November 6, 2016

Hati-Hati Terhadap Modus Lowongan Kerja Online

Alih-alih ingin mendapat pekerjaan malah tertipu deh. Saya Ibu rumah tangga, karena kini saya memiliki waktu luang yang cukup banyak, ketika si kecil tidur atau saat diajak main sama neneknya. Saya ingin bekerja, pekerjaan freelance yang bias saya kerjakan dirumah. Dengan angan-angan bias untuk tambah-tambah beli popok anak kami. Pencarian lowongan pekerjaan pun saya mulai dengan membuka OLX.com dan jogjakarir.com. Pada halaman jogjakarir,  saya tidak temui lowongan yang tepat. Saat membuka lowongn kerja di OLX saya cari yang freelance, disitu ada 3 lowongan sebagai penulis freelance yang dapat dikerjakan dirumah.
Lowongan pertama saya baca menghargai artikel yang dibuat 200 kata Rp.2000 dan  5 artikel tiap harinya. Lowongan yang kedua 400 kata dihargai Rp.4000 sehari minimal 2 artikel dan maksimal 5 artikel. Lowongan ketiga menghargai Rp.20.000/artikel dengan jumlah kata 500/artikelnya dan setiap hari cukup mengerjakan 1 artikel saja. Melihat lowongan itu setiap orang pasti memilih lowongan yang ketiga. Saya pun tertarik dengan lowongan ketiga dan langsung saya kirin CV via Email yang di sediakan alamat email nya sugihartogandamiharja@gmail.com hati-hati dengan alamat email tersebut. Kisah ini baru saja saya alami 10 hari yang lalu, sebelum saya membuat artikel yang saya beri judul Hati-Hati Terhadap Modus Lowongan Kerja  Online. Saya tidak ingin jika anda juga menjadi korban penipuan dengan modus atau orang yang sama.
Isi blog Neni Dewi Rohaeni
Isi blog Neni Dewi Rohaeni
Dalam hal penipuan yang dilakukan oleh Sugiharto Gandamiharja dia kerja sama dengan Neni Dewi Rohaeni yang berperan sebagai admin yang mengelola blog http://myfreelance004.blogspot.co.id/2016/08/kerja-online-copy-paste-job-copas.html baru tahu bahwa blog ini sudah tidak dapat dibuka belum lama, kira-kira 3 hari yang lalu. Dalam blog ini banyak tawaran yang diberikan jiga bekerja freelance menulis artikel untuknya. Dia akan membuatkan web untuk kita, dan kita membuat artikel dapat fee Rp20.000/artikel. Dia juga menawarkan bagi hasil jika nanti pihaknya memasang iklan dan ada yang membeli produk yang ditawarkan.
Bukti transfer

Siapa coba yang tidak tertarik, mungkin saya juga yang tidak teliti, dalam blog dia menyebutkan untuk pembuatan web dikenakan biaya Rp.100.000dapat ditransfer melalui mandiri syariah dengan nomor rekening 7100756948 atas nama Neni Dewi Rohaeni atau melalui bukalapak.com. Saya tidak mengecek terlebih dahulu apakah di bukalapak benar-benar bias dibayar melalui itu. Saya pun meminta kepada suami untuk mengirimkan uang tersebut setelah beliau pulang kerja melalui ATM Mandiri.
Percakapan saya dengan penipu
Setelah sampai dirumah, suami memberikan bukti transfer dan berkata “ini bukti transfernya, bunda udah ditipu, tadi ayah cek di bukalapak tapi gak bisa”, saya jawab “loh kok ayah tetep transfer kalau tau itu penipuan?” kata ayah “iya gak papa biar bunda lega aja, sama itung-itung beramal”. Wah, saya yang tadinya semangat jadi lemes deh. Ayah juga bilang “ gak usah sedih dulu, coba ditunggu dulu, siapa tahu beneran mau dibuatin web kan lumayan”. Beruntungnya saya memiliki suami seperti itu.
Email terahir yang saya terima
Bukti transfer langsung saya kirim ke alamat sugihartogandamiharja@gmail.com berserta syarat yang lain, antaranya nama domain untuk web yang akan dibuat, topik yang akan saya bahas dll. Keesokan hari saya tidak mendapat kabar, saya tunggu sampai 2 hari. sugihartogandamiharja@gmail.com membalas email saya katanya tunggu sampai hari selasa berarti tanggal 1 November, saya memasukkan lamaran tgl 25 Oktober hari selasa. Saya sabar menunggu hingga hari selasa, akan tetapi setelah hari itu email yang saya kirim tidak dibalas lagi sampai saat ini. Dan setiap hari saya kirim email ke alamat sugihartogandamiharja@gmail.com memperingatkan kepadanya bahwa Allah pasti akan membalas kelakuan jahatnya dan semoga Allah menyadarkannya “AMIN”.
Email Semoga Sadar

Saya bercerita kepada suami bahwa apa yang dikatakannya sungguh terjadi, saya telah tertipu. Saya membuat artikel ini atas perintah suami, bahkan yang memberi judul Hati-Hati Terhadap Modus Lowongan Kerja  Online juga ide suami. Supaya yang lain juga tidak tertipu seperti saya, maka saya disuruh berbagi pengalaman penipuan bermodus lowongan kerja online ini kepada semua pengguna media internet agar lebih berhati-hati. Terima kasih, semoga menjadi pengalan yang terakhir kalinya. Salam Keluarga Bahagia.

2 comments:

  1. Saya korban dri akun dan no rekening yg sama bu... Bahkan niatnya saya laporkan. Biar tdk terjadi lgi korban brikutnya dr akun ini... Kita psti iklas, sya pun dmikian, tuhan ksih sya job yg asli online di projects.co.id , ibu bisa juga mencoba nya, ini aman bu. Tpi tetap ada keuntungan bbrapa persen dr hsil kita. Bila berkenan silakan coba. Lumayan saya dpt per bulan dri projects co.id
    Soal neni dan sugiharto, sya berniat publikasikan akun tersebut. Trims salam,

    ReplyDelete
  2. Iya ini pengalam pahit saya, ternyata tidak hanya saya korbannya. Semoga tidak bertambah lagi yang menjadi korbannya "AMIN", Semoga Neni dan Sugiharto ditangkap pihak yang berwajib dengan pasal penipuan,& menyalah gunakan IT. Terima kasih atas sararannya untuk bergabung dalam project.co.id.

    ReplyDelete